Menu Diet Sehat

Buah dan sayur merupakan bagian dari pola makan seimbang dan diet sehat. Air dan serat di buah dan sayur akan meningkatkan volume makanan sehingga kamu dapat mengonsumsi jumlah yang sama dengan kalori lebih rendah. Pada umumnya, secara alami buah dan sayur rendah lemak, rendah kalori, dan bersifat mengenyangkan1.

Buah dan Sayur: Tetap Kenyang dengan Kalori lebih Rendah? (Low Calorie Density Food)
Prinsip diet sehat dalam menurunkan berat badan adalah mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang digunakan oleh tubuhmu. Namun, hal ini harus berarti mengonsumsi makanan lebih sedikit lho.
Makanan dengan serat tinggi (buah dan sayur) dapat menurunkan dan menjaga berat badan jangka panjang, karena makanan yang tinggi serat menghabiskan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga meningkatkan perasaan kenyang, memperlambat pengosongan lambung, menurunkan konsentrasi serum insulin (adanya insulin dalam darah akan memicu rasa lapar), menurunkan jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh, dan kemungkinan menstimulasi pelepasan peptida yang mempengaruhi rasa kenyang. Semua kelebihan dari buah dan sayur mendukung diet sehat2.
Menyiasati Menu Diet dengan Buah dan Sayur
Beberapa cara sederhana untuk mengurangi jumlah kalori yang dimakan sambil mengonsumsi buah dan sayur sepanjang hari misalnya1:
  • Saat sarapan, gantikan sebagian keju atau kuning telur di omelet dengan bayam, bawang atau jamur. Sayur akan memberikan volume dan rasa di omelet dengan lebih sedikit kalori daripada kuning telur atau keju.
  • Gantikan sebagian porsi sereal di mangkukmu dengan potongan buah segar seperti pisang, peach, strawberry, dll.
  • Saat makan siang/malam, gantikan sebagian dari porsi karbohidrat (contoh: nasi, mie, bihun, roti, dll) dengan sayuran, seperti: tomat, mentimun, bawang, atau selada.
  • Buah, sayur dan bijian utuh harus menempati porsi terbesar di piringmu. Jika tidak, gantikan sebagian nasi atau daging dengan polong-polongan, brokoli, asparagus, sayuran hijau atau sayur favoritmu. Hal ini akan mengurangi jumlah kalori di makanan tanpa mengurangi jumlah makanan yang kamu makan.
  • Buah dan sayur juga dapat dijadikan snack yang memiliki sekitar 100 kalori atau kurang. Jumlah buah dan sayur yang kira-kira berjumlah seratus kalori atau kurang yaitu:
    • 1 ukuran sedang apel (72 kkal)
    • 1 ukuran sedang pisang (105 kkal)
    • 1 mangkuk kacang hijau rebus (44 kkal)
    • 1 mangkuk blueberries (83 kkal)
    • 1 mangkuk wortel rebus (45 kkal)
    • 1 mangkuk brokoli rebus (30 kkal)
    • 1 mangkuk paprika (30 kkal)
    Daripada mengonsumsi snack yang tinggi kalori, konsumsilah buah dan sayur. Satu kantung keripik jagung (1 ons) memiliki jumlah kalori yang sama dengan apel kecil + 1 mangkuk strawberry utuh + 1 mangkuk wortel dengan dressings rendah kalori sebanyak ¼ mangkuk1.
    Ingatlah bahwa substitusi atau penggantian adalah kuncinya.
    Benar bahwa buah dan sayur memiliki kalori lebih rendah daripada makanan yang lain, tetapi mereka juga mengandung kalori. Sehingga jika sayur dan buah dikonsumsi sebagai tambahan terhadap makanan biasa, berarti kamu juga meningkatkan konsumsi kalori. Maka, gantikanlah konsumsi makanan berkalori tinggi dengan buah dan sayur1.

Hati-Hati Efek Samping Pil Pelangsing

JANGAN mudah tergoda dengan rayuan iklan pil pelangsing yang tayang di televisi meski menawarkan tingkat keberhasilan tinggi. Sebelum Anda memutuskan menjadi pengguna setia, pelajari dulu efek sampingnya agar tubuh tetap aman dari zat berbahaya.

Iklan-iklan obat pelangsing memang selalu sukses merebut hati orang-orang yang ingin kurus. Namun sebelum Anda ikut termakan "rayuan" iklan, ada beberapa hal yang Anda harus tahu tentang kinerja dan sistem kerja pil-pil sejuta janji tersebut. Apakah itu?

Sebagian besar obat-obat kurus atau pil pelangsing yang dijual di pasaran biasanya menjanjikan diri kita aman dari penyerapan lemak. Larisnya obat-obat tersebut pun disinyalir karena diketahui dapat memanipulasi metabolisme tubuh sehingga membuat perut kita seolah penuh dan tidak lapar.

Sayangnya, pada faktanya tingkat keberhasilannya sangatlah sedikit sekali. Cara kerja yang timbul dari obat-obat tersebut justru seakan “membutakan” sel-sel lemak sehingga tidak dapat melakukan penyerapan ke dalam tubuh. Ini tentu merupakan sebuah metode yang tidak diterima secara ilmiah, apalagi dikategorikan sebagai proses penurunan berat badan yang sehat.

Belum lagi, keberadaan pil pelangsing tersebut pun menimbulkan pekerjaan rumah baru, yakni keberadaan efek samping yang ada di balik pil tersebut. Efek samping dari pil pelangsing di antaranya dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung, insomnia, iritasi pada perut, rasa cemas atau gugup, juga menjadi lebih sensitif atau cepat marah. Demikian yang dilansir Times of India, Selasa (3/1/2012).

Inilah beberapa hal lain yang perlu Anda ketahui.

Fakta di balik pil pembakar lemak


Pil pembakar lemak pada umumnya memiliki beberapa kombinasi herbal yang diturunkan stimulan, asam lemak esensial, kromium picolinate, piruvat, dan atau asam hidroksisitrat. Zat-zat tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan energi sementara yang mengarah ke pembakaran lemak bila dikombinasikan dengan olahraga.

Namun perihal keselamatan konsumen, keberadaan zat-zat tersebut dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah meski Anda berhenti menggunakan obat sekalipun. Bahkan, beberapa di antaranya dapat menyebabkan pusing dan masalah perut.

Perihal penyerapan sel-sel lemak


Salah satu bahaya dari pil pelangsing adalah menyoal penyerapan lemak. Pil pelangsing jika dikonsumsi dalam dosis biasa membuat seseorang terancam kekurangan vitamin A, D, E, K, dan beta karoten. Banyak pil diet juga dapat membuat gejala pruritus, ruam, urtikaria, anafilaksis, dan angioedema.

Ahli gizi umumnya merekomendasikan bahwa orang yang benar-benar mengonsumsi pil-pil pelangsing ini harus meningkatkan konsumsi suplemen multivitamin untuk memastikan mereka dalam keadaan cukup nutrisi.

Secara garis besar, para ahli gizi ataupun konsultan diet yang menganjurkan obat-obat pelangsing berpedapat bahwa menurunkan berat badan yang efektif hanya dengan tekun berusaha, giat berlatih olahraga, dan diet rutin yang tepat.

Terlepas dari berpengaruh atau tidaknya pil-pil pelangsing tersebut dalam program penurunan berat badan Anda, olahraga dan diet seimbang adalah kunci keberhasilan yang utama. (ind)